Orasi Kemanusiaan Masyarakat Lampung yang tergabungdalam Gerakan Nasional Penyelamat Muslim Rohingya (GNPMR) Lampung mengecam tindakan keji militer Myanmar terhadap etnis Rohingya.

GNPMR Orasi Kemanusian, Mengecam Konflik di Rohingya

 27 Dilihat

Bandarlampung, mediamerdeka.co-Masyarakat Lampung Masyarakat Lampung yang tergabung Gerakan Nasional Penyelamat Muslim Rohingya (GNPMR) Lampung menggelar orasi kemanusian, mereka mengecam tindakan keji militer Myanmar terhadap etnis Rohingya. GNPMR Lampung mengaku prihatin atas kejadian itu.

“Kami (GNPMR) Lampung mendorong pemerintah Indonesia untuk bersikap tegas,” kata Koordinator Lapangan (Korlap) Cucu Mulyono, dalam aksi kemanusiaan untuk Rohingya di Tugu Adipura, Bandarlampung, Jumat (8/9/2017) siang.

Cucu mengatakan pemerintah Indonesia harus mendesak pemerintah Myanmar agar bersikap adil dan manusiawi. Etnis Rohingya merupakan penduduk dari negara Myanmar. “Sama-sama penduduk Myanmar, harus adil,” kata dia.

GNPMR Lampung juga mendesak Mahkamah Internasional segera mengadili pihak yang bertanggung jawab atas pembantaian massal etnis Rohingya. Kepada ASEAN dan PBB, mereka (GNPMR Lampung) mendesak lembaga tersebut mengutuk dan mengeluarkan Myanmar dari keanggotaan.

Selain itu, GNPMR Lampung mengajak seluruh masyarakat memboikot produk Myanmar. Resolusi embargo diharapkan juga bisa dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB. “Dewan Keamanan PBB juga harus kirim pasukan perdamaian di wilayah konflik Rohingya,” kata Cucu.

Selanjutnya, GNPMR Lampung mendesak Organisasi Konferensi Islam membantu mengakhiri penderitaan etnis Rohingya. Selain itu, pemerintah Indonesia diharapkan bisa berperan aktif menekan Myanmar. “Akses bantuan kemanusiaan juga harus dibuka,” kata dia. (Amir LPro)

Berita Terkait

Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok, Pemprov Lampung Gelar Stabilitas Harga dan Eksistensi UKM

 1,350 Dilihat Bandarlampung, mediamerdeka.co- Pemerintah Provinsi Lampung mengadakan kegiatan Gelar Stabilitas Harga dan Eksistensi UKM di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *