Kapolda Lampung, saat gelar jumpa pers bersama awak media

Kapolda Gelar Jumpa Pers, Terkait Ledakan Diduga Bom

 48 Dilihat

Bandarlampung, Mediamerdeka.com-  Kapolda Lampung Irjen Pol Suroso Hadi mengatakan ada asap putih saat terjadi ledakan yang diduga bom di Kelurahan Gedong Air, Kelurahan Tanjungkarang Barat, Bandarlampung,  Minggu, (24/9) kemarin.

Ledakan ini menimbulkan korban atas nama seseorang berinisial UY istri dari MZ.  Berdasarkan keterangan saksi saksi sampai saat ini sudah enam saksi yang diperiksa secara intensif.

“Ada asap putih saat terjadi ledakan disertai teriakan dari korban UY yang saat itu tengah berada di dapur,” ujar Kapolda saat ekspose di koridor Polda Lampung, Senin 24 September 2017.

Keterangan awal,lanjut Kapolda, saksi MZ mengungkapkan bahwa ledakan berasal dari tabung gas yang menyebabkan UY mengalami luka bakar.

“Pihak Polrestabes Bandarlampung sudah mengevakuasi UY ke rumah sakit Bhayangkara,” imbuh Kapolda.

Diberitakan, Kapolda Lampung Irjen Pol Suroso Hadi mengatakan pihaknya sudah mengamankan tersangka dan barang bukti terkait ledakan yang diduga bom di Kelurahan Gedong Aer, Kelurahan Tanjungkarang Barat, Bandarlampung,  Minggu 24 September 2017.

” Kita  Sudah periksa saksI saksi dan juga mengamankan sejumlah barang bukti  di tiga tkp. Stay ini sedang dilakukan pendalaman temuan barang bukti,” ujar Kapolda saat ekspose di koridor Polda Lampung, Senin, (25/09/2017) siang.

Disinggung Ada yang keterkaitan dengan aksi teroris, Lambada menekankan saat ini dugaan itu sedang didalami. Mantan Dir Intel Polda Lampung Ini tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah .

” Selain itu kita juga mengamankan barang bukti berupa buku yang diduga untuk melakukan jihad.

Sebelumnya diberitakan,  ledakan keras disebuah rumah yang  terjadi di Kelurahan Gedungair Kecamatan Tanjungkarang Barat , Kota Bandarlampung sekira pukul 09.35 WIB menyebabkan satu orang harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek (RSUAM).

Suara ledakan diduga bom rakitan berasal dari salah satu rumah di Jalan Bung Tomo dekat Mapolsekta Tanjungkarang Barat (TkB) Minggu (24/9) sekira pukul 10.30 WIB.

Pemilik rumah yang diketahui bernama Aula Suryani (43) harus  dilarikan ke RS, karena mengalami luka bakar. Menurut Eka, salah satu tetangga korban mengatakan, pada saat kejadian dirinya sedang menidurkan bayinya, kemudian mendengar suara ledakan.

“Tadi saya kaget suara ledakannya sangat keras, saya pikir rumah roboh atau mobil nabrak,” kata Eka

Setelah mendengar suara tersebut, dirinya langsung keluar untuk melihat apa yang meledak.Dia menuturkan, pada saat itu tidak melihat adanya api, namun ada asap yang keluar dari rumah Aula.

“Melihat adanya asap yang, warga langsung berusaha mendobrak rumah Aula,” tuturnya.

Dia menuturkan, setelah didobrak didalam rumah tersebut terdapat empat orang: Aula Suryani beserta tiga anaknya.

Aula yang terkapar dengan luka bakar, lanjut dia, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Abdul Moeloek.

Sayangnya, hingga saat ini jajaran kepolisian masih enggan berkomentar.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat petugas Brimob Lampung, Gegana dan tim Inafis dari Polresta Bandarlampung sedang berjaga-jaga. Sementara barang bukti yang disita oleh pihak kepolisian saat di TKP sebagai berikut

Barang bukti yg ditemukan di TKP sbb:

1.sejenis arang

2.serbuk warna putih

3.sejenis anfo

4.sejenis sulfur

5.sejenis urea

6.sejenis putasium

7.sejenis serbuk warna coklat

8.sejenis TNT

9.CAP,sejenis detonator

10.sejenis abu gosok

11.satu botol cairan kimia cairan putih

12.sejenis minuman suplemen

13.selang bahan CAP

14.sejenis bubuk warna coklat

15.HP(handphone)

16.timbangan digital

17.casing warna coklat terbuat dari kertas bulat panjang,(panjang kurang lebih 25cm sebanyak 54 buah,ukuran kurang lebih 15 cm sebanyak 69 buah). (*)

Berita Terkait

Perempuan Golkar Bersatu Provinsi Lampung Mengadakan Gerakan SIGER

 353 Dilihat Bandarlampung, Mediamerdeka.co – Perempuan Partai Golkar Bersatu Provinsi Lampung, mengadakan gerakan SIGER (Saatnya Ikut …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *