UIN (IAIN) Raden Intan

Ombudsman Lampung Prihatin Mahasiswa UIN Menarik Iuran Membeli LCD

 16 Dilihat

Bandarlampung- Kepala Perwakilan Ombudsman Lampung Nur Rakhman Yusuf mengaku prihatin ihwal wacana mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung yang berinisiatif  melakukan iuran untuk membeli LCD proyektor guna mendukung sarana perkuliahan.

“Kreatif mahasiswa. Seharusnya rektorat lebih siap lagi, jangan ‘keenakan’,” ucapnya, Rabu (27/09/2017).

Seharusnya kata dia, terkait sarana prasarana penunjang pendidikan UIN harusnya lebih meningkatkan lagi sarana dan prasaran jangan sampai membebani mahasiswa. “Jangan sampai mahasiswa iuran lagi,” ujarnya.

Disinggung soal transformasinya Institut Agama Islam Negeri (AIN) menjadi UIN apakah UIN Raden Intan Lampung belum siap? Nur berujar, perubahan dari IAIN menjadi UIN itu ada persyaratan tertentu tim penilai yang tahu.

“(Namun) kita lihat harusnya dari sisi itu mereka (UIN) harus lebih siap. Namun tidak serta merta mereka (UIN) tidak siap,” imbuhnya.

Diketahui, mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Intan Lampung berinisiatif melakukan iuran untuk membeli LCD proyektor guna mendukung perkuliahan. Mereka melakukan iuran sebesar secara variatif berkisar Rp 100-170 ribu per mahasiswa untuk dapat membeli satu unit LCD proyektor.

Mahasiswa menyebut, metode pembelajaran sudah mengharuskan menggunakan proyektor namun fasilitas kampus tidak mendukung, dikarenakan, hampir semua mata kuliah menggunakan proyektor, namun tidak semua dosen mempunyai proyektor. Pihak jurusan atau fakultas memiliki proyektor namun jumlahnya terbatas. (Red

 

 

 

 

)

Berita Terkait

Pemkab Pesibar Rakor Persiapan Pilkada

 1,594 Dilihat Pesisir Barat, mediamerdeka.co-¬† Penjabat sementara (Pjs) Bupati Pesisir Barat Achmad Chrisna Putra memimpin rapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *