Lampung Diundang Lanjutkan Pembahasan LIEZ Rp21 T ke Korea

 35 Dilihat

Lampung, mediamerdeka.co- Kedutaan Besar Korea antusias dan mengundang Ginta Wirya Senjaya dan kawan-kawan untuk melanjutkan pembahasan Lampung Integrated Economic Zone (LIEZ) ke Korea, November 2017.

“Kami akan berkoordinasi dulu dengan Wagub Bachtiar Basri sebagai koordinatornya, Senin (1/10/2017), atas undangan pihak Korea,”  kata Ketua Asosiasi Pengusaha Batu Split Indonesia itu, Kamis (28/9/2017).

Senin lalu (25/9/2017), Ginta Wirya Senjaya dan kawan-kawan rapat di Kedutaan Korea, Jakarta. Setelah pemaparan LIEZ senilai Rp21 Triliun, pihak Korea tertarik dan mengundang Ginta dan kawan-kawan untuk membicarakan lebih lanjut ke Korea.

Ginta Wirya Senjaya dan kawan-kawan menggagas LIEZ, konsep kawasan ekonomi terpadu bagi Provinsi Lampung, sejak setahun lalu. “Kami mencoba dari bawah, bottom up, menggagas untuk Lampung yang lebih baik,” katanya. Sabtu (23/9/2017).

Ginta Wirya Senjaya dan kawan-kawan menawarkan investasi kawasan terpadu ekonomi Lampung tanpa ada lahan sejengkalpun yang dimiliki investor dengan BOT schema.

“Masyarakat Lampung sudah saatnya berdaulat di tanahnya sendiri,” ujar ketua Pengusaha Batu Split Indonesia itu.

Di dalam kawasan ekonomi terpadu itu nantinya, semua ada, mulai dari dermaga internasional, kawasan industri, pembangkit listrik, dan lain-lainnya, ujar Ginta Wirya Senjaya. [*]

Berita Terkait

DPRD Lamsel Sahkan Raperda APBD Tahun Anggaran 2021, Pendapatan Daerah Ditetapkan Sebesar Rp2,1 Triliun .

 1,307 Dilihat Lampungselatan, mediamerdeka.co- DPRD Kabupaten Lampung Selatan bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat resmi menetapkan Pendapatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *