Kepala SMP Karya Bakti saat menaiiki dinding ruang kelasnya, dikarenakan plapon ruang kelasnya memperhatinkan

Kepsek SMP Karya Bakti Minta, Pemkab Tubaba Berikan Bantuan Rehab

 9 Dilihat

Panaragan, mediamerdeka.c0- Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Karya Bhakti Panaragan Tulang Bawang Barat (Tubaba) Zaini Sabak, meminta kepada pemerintah melalui Dinas Pendidikan Tubaba untuk dapat memberikan bantuan rehab gedung sekolah yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Sementara yang menjadi keluhan para pelajar dan pihak sekolah SMP Karya Bhakti, selain bagian atap yang telah rusak, jika datang hujan membasahi para siswa yang sedang belajar, juga fasiltas belajar seperti meja dan kursi siswa sudah tidak layak untuk kegiatan belajar.

Zaini Sabak mengaku, bahwa sekolahannya selama ini belum pernah tersentuh oleh Pemkab Tubaba perihal kelengkapan fasilitas belajar siswa-siswinya.

“Beginilah kondisi SMP Karya Bhakti Panaragan, yang saat ini belum sempat tersentuh oleh Pemkab Tubaba, atapnya sudah pada bocor dan meja kursi yang saat ini di pakai siswa ada lah warisan Pemkab Lampung Utara (Lampura) dan Tulang Bawang (Tuba) yang kondisinya saat ini tampak  tidak layak pakai lagi, tapi siswa-siswi kami tetap bersemangat untuk terus belajar,” kata Zaini Sabak, rabu (11/10).

Zaini menjelaskan pada Tahun 2015, pihaknya pernah mengajukan proposal mengharapkan bantuan untuk rehab gedung sekolahnya, namun hingga kini belum ada tindak lanjut.

“SMP ini adalah sekolah tertua di Tiyuh Panaragan, dan banyak putra putri lulusan SMP Karya Bhakti Panaragan yang telah berusia tua dan sukses berpendidikan, untuk itu saya mengharapkan perhatian dari Pemkab Tubaba untuk memberikan fasilitas di sekolah kami, bahkan SMP Karya Bakti ini pernah menerima penghargaan untuk pelajaran Bahasa Inggris, dan juga mendapatkan beasiswa kuliah ke luar negeri,” ungkapnya.

Sementara keluhan yang sama di sampaikan oleh salah satu siswa yang bernama Ari (14) yang saat ini sedang duduk di bangku kelas 7,‎ menurutnya kegiatan belajarnya agak terganggu.

“Meskipun hujan pada malam hari, keesokan paginya kami tidak dapat ‎langsung belajar di ruang kelas, sebab seluruh ruangan basah hingga meja dan kursi harus kami bersihkan dahulu, untuk itu kami berpesan dan mengharapkan  kepada bapak Bupati Hi. Umar Ahmad, agar dapat memperhatikan fasilitas pendidikan disekolah kami,” Kata Ari yang di aminin siswa lainnya.

Berita Terkait

Masuki Jadwal Kampanye Yusuf Kohar Kedepankan Sosialisasi Bentuk Silaturahmi

 8,845 Dilihat Bandar Lampung, Mediamerdeka.co- Memasuki jadwal kampanye pasangan Yusuf kohar dan Tulus purnomo dengan no …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *