Dir Lantas Polda Lampung saat sosialisasi pemutihan pajak kendaraan bermotor pekan lalu

Tak Bayar Pemutihan, Mulai 2018 Kendaraan Bakal Dikandangkan

 12 Dilihat

Bandarlampung, mediamerdeka.co- Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung, AKBP Kemas Ahmad Yamin, menegaskan mulai 2018 bakal gencar menggalakan razia khusus kendaraan yang tidak membayar pajak.

Dia menampik pendapat yang mengatakan polisi tidak bisa menilang dan menyita kendaraan yang tak bayar pajak.

“Itu hoax. Undang-undang dan peratuhan membolehkan polisi menahan dan menyita kendaraan yang tidak bayar pajak,” kata Ahmad Yamin.

Menurut kata Ahmad Yani, kendaraan yang tidak bayar pajak berarti kendaraan sah yang tidak sah.

“Artinya, kendaraan itu sebenarnya sah. Tapi tidak sah karena pemilik tidak memenuhi kewajiban pajaknya. Nah, dengan demikian polisi punya hak menilang bahkan menyita kendaraan tersebut,” kata Ahmad Yamin, di sela-sela kunjungan ke sejumlah Samsat di Lampung, seperi dikutip dilaman Lampungpro, Rabu, (19/10).

Untuk itu, dia meminta masyarakat memanfaatkan program program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di 10 Samsat induk seluruh Lampung, yang dimulai kemarin, Selasa (17).

Yamin juga menegaskan, program ini merupakan upaya terakhir agar wajib pajak memenuhi kewajibannya. “Ini program stimulus membantu wajib pajak. Kami berharap ini adalah program terakhir agar wajib pajak mendapat keringanan,” kata Kemas Ahmad Yamin.

Program pemutihan pajak berlangsung hingga 31 Desember 2017. Setiap hari kecuali Minggu, wajib pajak dapat mendatangi loket Crisis Centre di tiap Samsat induk mulai pukul 08.00-18.00. Jumlah penunggak pajak kendaraan bermotor di Lampung diperkirakan mencapai 1,3 juta.

Dia mengakui masih banyak masyarakat yang patuh karena takut. “Salah satu upaya menggiring masyarakat belajar sadar membayar pajak, salah satunya adalah dengan razia khusus dengan sasaran penunggak pajak. Memang banyak langkah lain edukatif dan sosialisasi,” kata Ahmad Yamin.

Kegiatan pemutihan berlangsung di seluruh amsat induk se-Provinsi Lampung yakni Samsat Rajabasa, Samsat Gunungsugih, Samsat Sukadana, Samsat Liwa, Samsat Kota Agung, Samasat Metro, Samsat Menggala, Samsat Blambangan Umpu, Samsat Kotabumi, dan Samsat Kalianda. Sedangkan samsat pembantu, keliling, dan mal hanya melayani tunggakan kendaraan maksimal 11 bulan. (Red- Lampungpro)

 

Berita Terkait

Masuki Jadwal Kampanye Yusuf Kohar Kedepankan Sosialisasi Bentuk Silaturahmi

 9,436 Dilihat Bandar Lampung, Mediamerdeka.co- Memasuki jadwal kampanye pasangan Yusuf kohar dan Tulus purnomo dengan no …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *