Kornelia Umar : Hari Ibu Mampu Mendorong Pemangku Kepentingan

 15 Dilihat

Tulangbawang Barat, Mediamerdeka.co-KETUA Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tulangbawang Barat, Ny.Kornelia Umar, berharap peringatan Hari Ibu ini mampu mendorong para pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan dan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

Harapan itu diutarakan Kornelia, saat memberikan sambutan pada acara peringatan hari Ibu ke 89 tahun 2017, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan, SE., MM, Wakil TP-PKK Tubaba Devi Fauzi Hasan, Kepala OPD dan seluruh anggota TP PKK se-Kabupaten Tubaba.

Peringatan hari ibu yang jatuh pada 22 Desember ini mengangkat Tema “Optimilisasi Peran Ibu Perempuan Berdaya Indonesia Jaya”. Kegiatan ini berlangsung di Sesat Agung, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat, Rabu (13/12/2017).

“Terutama membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup untuk mengembangkan berbagai potensi dan kemampuan yang dimilik perempuan Indonesia khususnya di Tubaba,” kata Kornelia, dihadapan ratusan pengurus/anggota PKK dan undangan yang hadir pada acara tersebut.

Kornelia menilai, perempuan Indonesia sudah terbukti dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara. Perempuan Indonesia mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan. Peran perempuan Indonesia telah mengalami pergeseran yang signifikan dalam mendorong kemajuan bangsa.

“Peringatan Hari Ibu ini harus menjadi momentum bagi para perempuan Indonesia untuk selalu berkarya dan berinovasi. Sehingga mampu mendorong perbaikan dan peningkatan kualitas bangsa dan negara,” ajak ibu tiga anak ini.

Diharapkan pula, lanjut Kornel, sapaan akrabnya, dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan, baik di dalam lingkungan keluarga, masyarakat maupun bangsa dan negara.

Menurutnya, kesetaraan perempuan dan laki-laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan.

“Perempuan yang dulu sebagai objek pembangunan bergeser menjadi subjek pembangunan walaupun belum optimal dan belum merata di wilayah Indonesia. Untuk mewujudkan Tubaba yang berdaulat, mandiri dan kepribadian berlandaskan gotong royong,” sebutnya.

Sementara Wakil Bupati Tubaba Fauzi Hasan, mengajak seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder di daerah ini menjadikan peringatan hari ibu ke-89 tahun 2017, sebagai momentum untuk mendorong dalam mempercepat terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan.

“Baik di dalam keluarga, masyarakat, maupun bangsa dan negara mari wujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan. Khususnya pembangunan di “Bumi Ragem Say Mangi Waway” ini, meskipun kita akui belum sepenuhnya maksimal,” sebut Fauzi Hasan.

Berita Terkait

Masuki Jadwal Kampanye Yusuf Kohar Kedepankan Sosialisasi Bentuk Silaturahmi

 10,765 Dilihat Bandar Lampung, Mediamerdeka.co- Memasuki jadwal kampanye pasangan Yusuf kohar dan Tulus purnomo dengan no …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *