Akibat berbuat Mesum. Warga Minta Kades Mundur

 17 Dilihat

Mediamerdeka.co- Sebanyak 933 warga menolak di pimpin oleh Kepala Desa Braja Gemilang Hadi Lasito yang digerebek warga karena diduga berbuat mesum, karena di tolak warganya akhirnya Hadi Lasito menyerahkan jabatannya kepada Bupati Lampung Timur, Rabu (17/01).

Ratusan warga desa Braja Gemilang Kecamatan Braja Sakti Kabupaten Lampung Timur berkumpul kembali untuk yang ketiga kalinya di balai desa, terkait permintaan warga yang tidak ingin dipimpin oleh Kepala desanya,  karena menurut warga, Hadi Lasito telah mencemarkan desa dengan perbuatan mesumnya.

Hadi Lasito kepala desa Braja Gemilang usai menampung dan mendengarkan apa yang menjadi kemauan warga nya menyerahkan jabatannya kepada bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim.

“Apapun keputusan bupati, saya terima ” kata Lasito saat di konfirmasi di ruang balai desa yang penuh sesak oleh warga dan beberapa anggota kepolisian yang berjaga.

Dilain waktu terpisah di lokasi yang sama ,Kepala Dinas PMD kabupaten Lampung Timur Syahrul Syah saat di mintai tanggapan mengatakan, “ya harus legowo dong, mengundurkan diri, agar tidak berlarut larut, sesuai dengan persyaratan masyarakat tadi,” kata Syahrul Syah usai bertemu dengan ratusan.

Di lain pihak, sesepuh desa, tokoh agama, tokoh pemuda beserta warga desa braja gemilang yang hadir di balai desa, guna meminta agar Hadi Lasito mengundurkan diri dari jabatannya sebab kata mereka pemimpin itu seperti guru, digugu dan ditiru.

“Jika masyarakat tidak ingin di pimpin, kenapa kok masih bertahan untuk memimpin, yang jelas-jelas perbuatannya ga bisa ditiru,” kata warga

Menurut data yang didapat, jumlah warga pada saat pemilihan kepala desa Braja Gemilang sebanyak 1657 orang, dari jumlah mata pilih sebanyak 2.153 orang, untuk suara kepala desa terpilih jumlah suara yang di raih sebanyak 535 suara sedangkan jumlah yang menolak dipimpin Hadi Lasito sebanyak 933 orang sesuai KTP yang telah dikumpulkan warga.

Sementara Rini Mulyati Selagi Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) GIPAK yang ada dikabupaten lampung timur menyikapi dan akan mendampingi warga Braja Gemilang demi mendapatkan hak-haknya.

“Yang pasti semua aspirasi masyarakat harusnya bisa segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait yang dalam hal ini Camat, Kepala Dinas PMD dan Bupati Lamtim, dan sesuai dengan bahasa Kepala Dinas PMD kepada saya di tengah kegiatan mediasi di balai desa Braja Gemilang tadi, Rabu, 17/1, bahwa pemerintah siap menindaklanjuti asalkan seluruh perangkat desa khusunya BPD memang menolak  kades terpilih,” kata Rini Mulyati

Dilanjutkannya, karena menurut penjelasan Kadis PMD bahwa BPD berhak memberhentikan Kades, tentunya ini harus tertuang dalam berita acara hasil rapat/musyawarah BPD.

“Atas dasar itulah kami akan terus mendampingi masyarakat Braja Gemilang dalam proses untuk mendapatkan keadilan yang sesuai dengan aspirasi dan landasan hukum yg jelas. Perlu diketahui bahwasannya perangkat desa dlm hal ini BPD Braja Gemilang sudah melayangkan surat kepada bupati agar segera memberhentikan kades terpilih melalui berita acara tertanggal 25 Desember 2017,” tutup Ketua LSM GIPAK. (Red)

Berita Terkait

Masuki Jadwal Kampanye Yusuf Kohar Kedepankan Sosialisasi Bentuk Silaturahmi

 6,904 Dilihat Bandar Lampung, Mediamerdeka.co- Memasuki jadwal kampanye pasangan Yusuf kohar dan Tulus purnomo dengan no …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *