Ciptakan Pemilu Aman, Kapolres Malang Hadiri Acara Panwaslu

 58 Dilihat

MALANG, Mediamerdeka.co-Dalam mewujudkan Pilkada Damai 2018 serentak di Provinsi jawa Timur beragam aktivitas disela-sela kesibukannya Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, SIk, MSi tetap aktif mengisi acara seperti Acara Panwaslu Kab. Malang dalam rangka Pengawasan Partisipatif kepada Pemilih Pemula dan Tokoh Masyarakat serta lintas ormas se-Kab. Malang dalam Pileg dan Pilpres 2019, Rabu (18/04)

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Malang AKBP YAde Setiawan Ujung, SH, SIK, MSi, Ketua/Komisi Panwas Kab.Malang, Sekretaris Panwaslu Kab.Malang, Perwakilan Perguruan Tinggi dan pimpinan Ormas Se-Kab.Malang.

Peran aktif Kapolres Malang untuk mewujudkan Pilkada Damai, AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan Ada 3 (tiga) indikator Pemilu dikatakan sukses yakni  Tingkat partisipasi tinggi, Tahapan berjalan aman dan lancar dan Angka Sengketa Pemilu Kecil, ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Yade mengatakan bahwa “Kepolisian bersama seluruh stake holder masyarakat memiliki peran sentral untuk menjamin pemilu (pilgub, pilleg dan pilpres) berjalan aman”.

Dimana tujuan utama dari semua kegiatan organisasi dan masyarakat di negara ini adalah mensejahterakan masyarakat. Termasuk pemilu sejatinya tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat. Kalau dalam proses pemilu berakibat tidak aman maka justru akan kontraproduktif karena untuk mencapai sejahtera prasyarat utamanya adalah kondisi aman.

Untuk itu dalam proses pemilu ini mari bersama-sama dengan kepolisian menjaga keamanan. Butuh dukungan dan bantuan seluruh stake holder termasuk ormas se kab malang, sebut AKBP Yade sapaan akrabnya.

Disamping itu, AKBP Yade mengatakan Polri dalam konteks pemilu berkomitmen untuk NETRAL. Kepentingan polisi hanya di bidang keamanan. Polri dalam mengamankan pemilu (pilkada, pileg dan pilpres) telah melakukan berbagai upaya untuk “mengkondisikan” agar pemilu berjalan aman antara lain pendekatan dan silaturahmi ke tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh daerah dan tokoh politik serta mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama jaga keamanan, menjaga setiap tahapan pemilu berjalan baik, berkoordinasi dengan seluruh penyelenggara pemilu, memetakan potensi-potensi kerawanan, yang semua itu perlu didukung masyarakat untuk ciptakan pemilu berjalan sejuk aman dan damai, sebut AKBP Yade.

Dalan terminologi Polri dikenal “Asta Siap” yakni Siap personel, siap pilun, siap anggaran, siap latpraops, siap posko, siap sarpras, siap kondisi kamtibmas dan siap masyarakat. Jadi semua stake holder harus bersama-sama untuk wujudkan itu. Pola ini bisa dipakai juga oleh teman-teman penyelenggara pemilu lain dari KPU dan Panwaslu serta unsur-unsur masyarakat lainnya.

Mengakhiri sambutannya, AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, SIK, MSi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap mendukung dan menciptakan pemilu yang sejuk aman dan damai.  Kemudian kegiatan ditutup dengan Deklarasi Bersama Lintas Ormas se-Kab Malang untuk Mendukung Pemilu Berjalan Sejuk Aman dan Damai.(Manroe/M-B)

Berita Terkait

Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni: Untuk Menciptakan Budaya Inovasi, Daerah

 1,109 Dilihat Jakarta (Mediamerdeka) – Pemerintah daerah dianggap perlu senantiasa melakukan _upgrade_ dan _update_ terhadap kebijakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *