DPRD Lampung Hearing Bersama Pansus Pilkada Lampung

 78 Dilihat

Mediamerdeka.co- DPRD provinsi Lampung mengadakan Haering bersama panitia khusus (pansus) pilkada, di ruang rapat DPRD provinsi Lampung, Rabu (18/7).

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh ketua Pansus, Kesbangpol, ketua BKD Lampung, dan anggota DPRD provinsi Lampung, hearing tersebut, membahas mekanisme pencairan anggaran untuk KPU dan Bawaslu Lampung.

Wakil Sekertaris Pansus, Ririn kuswantari mengatakan, “Kami sangat mendukung terkait anggaran, untuk memberdaya 4 organisasi yang ada. Untuk kedepannya, agar di anggaran perubahan bisa dialokasikan, bisa bersinergitas antara 4 organisasi ini,” ucapnya.

Ketua Pansus Money Politik , Ningrum Gumay, meminta mekanisme yang real atas pencairan anggaran terhadap KPU dan bawanslu, apakah mengikuti aturan atau ada permainan, Dan bagaimana bentuk tanggung jawab nya.

“Seperti apa mekanisme pencairan anggaran untuk KPU dan Bawaslu Lampung dari tahapan awal sampai proses pencairan,” ucapnya.

Ketua BKD Lampung, Min Hairi menjelaskan mekanisme Anggaran KPU provinsi, dan Bawaslu harus sesuai dengan RAB yang diusulkan.

“Usulan ajuan tahap pertama 276 Miliar, usulan awal bersama apbd. Di akhir limit waktu, disepakati anggaran untuk KPU Lampung 267 M. Pada tahun 2017, pencairan dana awal 44 M. Sisanya dianggarkan di APBN 2018.”

“Tahap pertama, realisasi 44 miliar, Ferbuari 2018 ; 40 miliar, April ; 60 miliar, Juni ; 82 miliar. Adapun sisa dana 36 miliar untuk dana anggaran KPU disepakati. Untuk tim yang independen jika ada,” Jelasnya

Lanjutnya, usulan awal yakni 132,5 miliar. Dan disepakati menjadi 92,5 miliar, Tahap awal pada anggaran 2017, 30 miliar. Apbd 2018 pada bulan September ; 29 miliar, Maret 2018 ; 30 miliar, Juni ; 32 miliar, total 92 miliar.

“Ada sisa 450 juta, untuk tim independen jika ada. Polda 20 miliar. KOREM 2,5 miliar.” Tutupnya. (Red)

Berita Terkait

Duplik Provokatif Pengacara PT HIM Berpotensi Memecah Belah Kerukunan 5 Keturunan Bandardewa

 864 Dilihat Bandarlampung ,( Mediamerdeka)— Tim kuasa hukum ahli waris 5 (lima) keturunan Bandardewa menyindir kinerja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *