LSM Kobar Lampung Unjuk rasa didepan Kantor Gubernur Lampung

Diduga Mark Up Anggaran di Biro Umum Pemprov Lampung, Kobar Lampung Gelar Aksi Komando

 96 Dilihat

Mediamerdeka.co- Puluhan massa yang tergabung dalam aksi Komando Aksi Bela Hak Rakyat (Kobar) menggelar unjuk rasa di Pemerintahan provinsi Lampung mereka mengatakan dugaan penyimpangan anggaran di Biro umum Pemprov Lampung Belasan milyar Rupiah, Jumat (19/10)2018).

Salah satu korlap dalam orasibya mengatakan, banyak sudah aset bangsa ini yang dirampas. Bagaimana tidak, ketika kasus-kasus korupsi yang lama belum selesai sudah muncul kasus korupsi lainnya.

Kegiatan anggaran untuk belanja makan ninum, belanja jasa” service pergantian suku cadang, bahan bakar dll pada Anggranran Belanja TA. 2018 di Biro Umum Pemprov Lampung nampak secara jelas yang direalisasikan oleh Pelaksana Kegiatan tidak sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Karena ada dugaan mark-up besar. Bahkan dugaan item overlap sehingga mengarah kepada modus SPJ fiktif dalam menghabiskan anggaran.

Intinya indikasi kuat pada pelaksanaan pekerjaan, diduga tidak sesuai Perealisasiannya banyak Nota bodong dalam mengklopkan anggaran agar terlihat sesuai dana yang direalisasikan.

Peluang bagi pelaksana dalam membuat SPJ fiktif dan nota bodong. Usut kegiatan pelaksanaan belanja diduga mencapai Rp.17.000.000.000.

Maka menyikapi hal tersebut, Aliansi kami menyatakan sikap: Mendesak kepada Kepala Biro Umum, Kabid dan Kasi Pemerintah Daerah Provinsi Lampung untuk mempertanggungjawabkan dimuka masyarakat Lampung Terkait pengelolaan Anggaran keuangan Negara,serta mendesak kepala Kejaksaan Tinggi Lampung untuk segera melakukan pemeriksaan dan melakukan proses hukum dari Dugaan skandal modus penyimpangan di Biro Umum Pemprov Lampung.(red/wr)

 

Berita Terkait

Tngkatkan Keimanan, Gubernur Arinal Gelar Pengajian di Bulan Suci

 180 Dilihat BANDARLAMPUNG—Dalam rangka meningkatkan keimanan dan takwa kepada Allah SWT, Gubernur Lampung Arinal Djunaid menggelar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *