KPK Kembali Sita Aset Zainudin, Pabrik Beras dan Lahan Disita

 161 Dilihat

Mediamerdeka.co- Sejumlah aset yang dimiliki oleh Bupati Lampung Selatan non aktif Zainudin Hasan, disita oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lembaga Antirasua ini telah merapkan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Kabar teranyar, Rabu (14/11/2018), KPK menyita aset Zainudin Hasan berupa pabrik beras yang ada di Desa Bumijaya Kecamatan Candipuro. Lalu tanah atau pekarangan dan gedung yang ada di Desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan.

Menurut warga setempat, KPK telah memasang papan nama penyitaan berlogo KPK. Informasi yang diperoleh dari warga, papan nama dipasang sekitar Rabu (14/11).

Menurut keterangan salah satu keluarga H Imam Muhayat (alm) mantan pemilik tanah dan pabrik itu, bahwa dulunya tanah dan pabrik tersebut milik orang tuanya, tapi sudah menjadi milik BRI. “Benar mas, dulu tanah dan pabrik itu milik orang tua saya, tapi sudah menjadi milik BRI, jadi pak Zainudin belinya sudah dengan BRI,” kata salah seorang anak alm Imam Muhayat.

Sebelumnya, KPK telah menyita sebidang tanah di Desa Marga Catuh yang berbatasan dengan Desa Sukatani, Kalianda. Lahan yang sebagian ditanami jagung itu telah terpasang plang yang menerangkan bahwa aset tersebut telah disita KPK dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

KPK telah menyita sebanyak 16 bidang tanah milik Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan juga adik kandung Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

Aset-aset yang disita tersebut antara lain, satu ruko di Bandarlampung, dua bidang tanah di Desa Campang Tiga, lima bidang tanah di Desa Munjuk Sampurna, dan satu bidang tanah di Desa Ketapang.

Lalu sejumlah kendaraan mewah, seperti satu unit motor Harley-Davidson, satu unit mobil Toyota Vellfire, dan satu unit speed boat.

Berita Terkait

Usai Upacara HUT RI ke-77, SMAN 9, Pelepasan Balon dan Pemotongan Tumpeng

 1,195 Dilihat Bandarlampung (Mediamerdeka)—Peringatan HUT RI ke-77, SMAN 9, berlangsung meriah dan sukses. Kepala SMAN 9 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.