Polisi Tangkap Pegawai Gadungan PT KAI

 351 Dilihat

Mediamerdeka.co-Dengan melakukan segala cara hanya untuk mendapatkan cinta seorang gadis yang di idamkan, seorang pemuda bernama Abdul Salam asal Desa Sukosari Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang di tangkap Polisi, Senin (10/12).

Pasalnya, pemuda yang sehari-hari berprofesi sebagai guru honorer pada salah satu sekolah swasta ini, nekad mengaku sebagai pegawai PT KAI DAOP IX Jember.

“Tadi setelah mendengar informasi anggota unit reskrim berhasil mengamankan terduga pegawai PT KAI gadungan,” ujar Kapolres AKBP Muhammad Arsal Sahban kepada sejumlah wartawan.

Kapolres menambahkan, dugaan pegawai PT KAI gadungan ini berawal dari laporan Cahyo Widiantoro, SH. Salah satu Asisten manager Hukum Daop IX Jember, yang merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku saat bersama dalam satu kereta di Stasiun Jatiroto.

“Saat bertemu di stasiun Jatiroto, pelapor semakin curiga dengan pengakuan terlapor.bertugas di Stasiun Tanggul, yang masuk dalam wilayah Daop IX. Pelapor sangat hafal satu-persatu karyawan maupun pegawai PT KAI khusunya yang bertugas di Daop IX,” imbuh Arsal.

Sesamapainya di stasiun Klakah, terlapor yang mengenakan pakaian dan atribut lengkap layaknya Pegawai PT KAI, juga sempat menyapa pegawai stasiun Klakah lainya seolah saling mengenal.

Untuk menjawab kecurigaanya, akhirnya terlapor di amankan di kantor stasiun Klakah untuk di mintai keterangnya. Awalnya, terlapor bersikukuh sebagai pegawai resmi, namun akhirnya tak berkutik lagi setelah identitas yang bersangkutan tidak termasuk dalam jajaran pegawai PT KAI Daop IX.

“Karena ada indikasi terlapor merupakan Pegawai Gadungan, maka saya perintahkan Kanit Reskrim Polsek Klakah melakukan koordinasi dengan Kasat Reskrim guna proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Arsal.

Saat di lakukan pemeriksaan dan penggeledahan tas milik terlapor, penyidik Sat Reskrim Polres Lumajang menemukan sejumlah atribut dan perlengkapan, berupa dasi dan jepitan berlogo PT KAI, sejumlah ID Card PT KAI, Topi merah berlogo PT KAI, topi hitam bertuliskan nama terlapor serta peluit bambu dan telepon genggam.

“Pokonya, selain seragam kita juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa atribut yang berlogo atau ada kaitannya dengan PT KAI, dugaan sementara semua atribut tersebut palsu,” sambung Kasat Reskrim AKP Hasran.

“kepada kami, terlapor mengaku mendapatkan semua atribut dan seragam tersebut secara on line. Awalnya dia mengaku hanya untuk kebutuhan foto selfie aja, saat mengenakan seragam dan atribut tersebut,” imbuhnya

Berita Terkait

Puan Minta Petugas Tegas Tapi Humanis Saat Hadapi Warga yang Nekat Mudik Lebaran

 752 Dilihat Cirebon ( Mediamerdeka) – Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri rapat koordinasi kesiapan Posko …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *