Bendera Golkar Hilang, Seno Aji dan Pengurus AMPG Lapor Polisi

Loading

Media merdeka.co – Menyongsong Pemilu 17 April 2019, sejumlah partai politik melakukan pemasangan atribut di beberapa titik wilayah. Salah satu atribut yang kerap dipasang partai adalah bendera, baik di rumah-rumah warga maupun pinggir ruas jalan raya. Seperti bendera Partai Golkar.

Namun, pemasangan bendera Partai Golkar yang dilakukan sejumlah kader dan simpatisan partai di sepanjang ruas Jalan Karimun Jawa dan Jalan Pulau Legundi banyak yang hilang. Hal ini membuat sejumlah Pengurus Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kota Bandar Lampung kecewa dan melaporkan kehilangan tersebut ke kantor Polsek Sukarame Mereka (3/2/2019).

Saat pelaporan dan koordinasi Seno Aji selaku Ketua AMPG Kota Bandar Lampung didampingi sejumlah pengurus AMPG, langsung disambut oleh Kapolsek Sukarame Kompol Mulyadi AR di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Sukarame bersama anggotanya.

Melalui laporan tersebut dijelaskan bahwa telah ada pelucutan bendera Partai Golkar yang dilakukan oleh oknum tertentu di sepanjang pinggir ruas jalan Pulau Legundi dan Jalan Karimun Jawa Kelurahan Sukarame.

“Kondisi bendera yang hilang beserta bambu tiang bendera. Jumlah bendera terpasang yang hilang sekitar 50 bendera,” terang Seno, Minggu (3/2).

Seno meneruskan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Ketua Panwascam Sukarame. Dijelaskan bahwa pihak Panwascam tidak melakukan pelucutan bendera Golkar mereka hanya menertibkan APK yang melanggar saja.

“Artinya kami menduga ini ada oknum yang tidak suka dengan Partai Golkar,” imbuh Seno Aji yang juga caleg dari Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kec. Sukarame, Sukabumi dan Tanjung Senang.

Disisi lain Kapolsek Sukarame akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Badan Pengawas Pemilu Kota Bandar Lampung, hasil koordinasi tersebut nantinya akan menjadi acuan langkah selanjutnya.

“Kami akan koordinasikan kepada Bawaslu Kota Bandar Lampung kejadian ini, kemudian hasil koordinasi tersebut menjadi acuan tindaklanjut berikutnya. Saya juga ucapkan terima kasih karena sudah melaporkan masalah ini ke Polsek Sukarame” tutup Mulyadi. (rls/Iis)

Berita Terkait

Pemilu 2024, Senjata Demokrasi yang Menyangsikan

Catatan: Andi Surya, Dr., Drs., MM., Akademisi Universitas MITRA Indonesia Baru saja, 14 Februari lalu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *