Pihak Korban Minta UIN Lampung Profesional

 50 Dilihat

Kotabumi : Pihak Keluarga korban dugaan pelecehan seksual oleh oknum dosen terlapor SH meminta pihak Rektorat UIN-RIL bersikap profesional dan menjamin hak-hak pendidikan EP tanpa ada upaya intervensi akademik maupun hal lain yang dapat menggangu perkuliahan anaknya kelak nanti.

Ibu korban inisial NI (48) mengatakan anaknya EP sempat pulang usai kejadian, usai berkeluh-kesah dengan keluarga EP pun kembali ke Bandar Lampung untuk kembali kuliah seperti biasanya, karena takut akan terganggu bila tidak masuk dan belajar.

“Sempat pulang dan cerita usai kejadian, setelah dapat suport dari berbagai pihak, dengan menguatkan hati alhamdulillah ia pun kembali ke Bandar Lampung untuk kembali kuliah karena takut nilainya akan terganggu bila tidak dikejar,”Ungkap ibu NI (48), Selasa (06/02/2019).

Pengakuan EP lain yang didapat melalui komunikasi kepada keluarga sejauh ini memang tidak ada hal yang berarti meskipun ia mengaku sempat mengalami kekosongan pembimbing akademik, namun itu baginya tidaklah berpengaruh besar secara pribadi, meski demikian ia berharap pihak kampus menjamin hal itu agar tak ada buntut dibelakang hari.

“Sudah kuliah seperti biasa, dia (EP) memang biang sempat mengalami kekosongan pembimbing akadedik (PA) tapi ya itu soal akademiklah ya tak menjurus ke pribadi anak saya, saya rasa juga gak masalah. Tapi yang saya harapkan sekarang jangan ada buntut yang dihubungkan nanti dibelakang sehingga anak saya terganggu kuliahnya,”Jelasnya.

Harapan itu juga disampaikan oleh sang ayah NI (56), ia menyebut anaknya EP adalah anak rajin dan pintar, tak terlalu berlebihan rasanya pujian dan harapan besar itu ada untuk keluarga karena anaknya bisa lolos di UIN-RIl melalui jalur tanpa tes dari sekolah asal.

“Anaknya rajin dan pintar, mudah-mudahan tidak ada halangan dalam perkuliahanya,”Tambahnya.

Berita Terkait

Ketua Dekranasda Riana Sari Arinal Terima Hak Paten Tapis Lampung dari Kemenhumham

 573 Dilihat Bandarlampung ( Mediamerdeka)— – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI mengeluarkan Sertifikat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *