Antisifasi Berita Hoax di Masyarakat

 110 Dilihat

Media merdeka.co- Dalam rangka mensosialisasikan maraknya penyebaran berita bohong (Hoax), Polda Lampung bersama TVRI, menyelenggarakan Dialok Interaktif, Senin (25/02/2019), di Kabupaten Lampung Utara.

Dialok yang diselenggarakan di Taman Olah Seni Kali Umban Lampung Utara dengan nara sumber Waka Polda Lampung Brigjen Pol Teddy Minahasa SH.SIk didampingin Oleh Karo Ops Polda Lampung dan Kabid Humas Polda Lampung ini, bertema “Melawan Hoax”.

Selain nara sumber dari pihak Polda Lampung, hadir pula nara sumber lainya Komisoner KPU Profinsi Tio Aliyansah, Pengamat Politik Juniardi, SPd, MH.

Acara tersebut dihadirin Bupati Lampung Utara, Agung Ilumangkunegara SSTP, Kapolres Lampung Utara, Dandim Lampung Utara, Kajari, Ketua DPRD, Kalapas, Danyon Brimob, Kakimal, Dan Sub Denpom LU, Danki Brimob, Kemenag, Karutan, Seluruh Kepala SKPD Kab Lampung Utara serta Tokoh Masyarakat dan Organisasi Politik, Pemuda juga Perwakilan pelajar.

Pengamat Politik Sdr Juniardi mengatakan, Hoax adalah berita bohong yang perlu diwaspadai.

“Ada hoax sengaja menyerang sesorang, ada yang sengaja menyakiti orang secara fisik dan organisasi,” ujar Juniardi.

Sementara menurut pendapat Komisioner KPU Tio Aliansah, Hoax adalah berita bohong yang perlu dihindari penyebarannya.

“Tinggal kita dapat memilah milih yang akan kita shear ke media online, kita bisa membentengi diri kita, kita lebih banyak membaca informasi yang benar, terutama berita tentang Pemilu dan berdemokrasi dgn kata lain harus cerdas dan kepada peserta pemilu yang akan berkampanye sampaikanlah visi dan misi yg benar,” terangTio Aliansyah.

Sedangkan menurut Karo OPS Polda Lampung, Hoax itu sebernya adalah kebohongan yang disebarkan.
“Setiap berita yang diragukan perlu cek in ricek dulu kebenaranya, apalagi informasi menyangkut masyarakat umum harus kita cek in ricek kebenaranya. Intinya dapat memilah dan memilih,maka hoax itu harus dilawan,” tuturnya.

Sementara Kabid Humas Polda Lampung dalam Dialok mengatakan, setiap Berita Hoax tenrunya mendapat respon dari Polda lampung guna mengambil sikap agar tidak menyebar dan menimbulkan keresahan di masyarakat.

Polda dibawah Direktorat Reserse umum telah berhasil mengungkap penyebar berita Hoax. Untuk itu kepada masyarakat lebih bijak lagi menggunakan media sosial,” tandas Sulistyaningsih.

Acara yang digelar cukup mendapat reapon positif bagi semua pihak terutama yanh hadir guna mengantisifasi berita Hoax dalam rangka menyambut Pemilu.
(Aan/red)

Berita Terkait

Dipastikan Merujuk AD dan ART, JMSI Lampung Bersiap Bentuk Lima Pengcab

 566 Dilihat Bandarlampung ( Mediamerdeka)– Pengda JMSI Lampung bergerak cepat. Setelah melakukan perombakan pengurus, Plt. Ketua …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.