DPRD Bahas Dana CSR Sikapi Kerusakan Jalan

 61 Dilihat

Mediamerdeka.co-Menyikapi keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan dan bantuan melalui Corporate Social Responsibility (CSR), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Waykanan melakukan Hearing Internal di ruang rapat utama DPRD Way Kanan.

Hearing yang dilakukan bersama PTPN VII dan PT Palm Lampung Persada (PLP) serta delapan kepala kampung, Rabu (13/03/2019), menyikapi keluhan jalan yang rusak parah.

Hadir dalam Hearing tersebut perwakilan PTPN VII dan PT.PLP, Wakil Ketua DPRD Way Kanan A. Haris Nasution, Ketua Komisi III DPRD Way Kanan, dan sejumah anggota Komisi III. Sementara dari pihak Kepala Kampung tampak hadir Kakam Gedung Riang, Gedung Jaya, Gedung Batin, Sri Rejeki, Bumi Agung dan Way Limau, Giri Harjo serta Kepala Kampung Tanjung Dalam.

“Jalan yang dikeluhkan masyarakat, kondisinya memang sudah cukup lama rusak parah. Karena itu melalui hearing pada hari ini yang mana kita kumpulkan delapan Kepala kampung yang terkena dampak dari kedua perusahaan ini dan kita hadirkan pula perwakilan PTPN VII dan PT PLP untuk duduk bersama dan menyelesaikan permasalah yang ada di lapangan,” terang Wakil Ketua DPRD Kabupaten Waykanan Haris Nasution.

Haris, menambahkan hearing menghasilkan kesepakatan kedua perusahaan kepada delapan kepala Kampung, yang mana apabila kesapakatan ini tidak dilaksanakan oleh PTPN VII dan PT PLP akan diadakan hearing ke-dua.

“Kami akan melakukan hearing kedua yang akan menghadirkan Dinas Perhubungan, Kabag Hukum dan Polres serata aparat lainnya yang bersangkutan dengan masalah ini dan nantinya kita membuat kesepakatan tertulis, bila hearing pertama ini kedua perusahaan tidak menjalankan kesepakatan yang telah di sampaikan pada hari ini,” tutupnya.

Terpisah Manager PT PLP Dodi menyambut baik adanya hearing yang dilakukan oleh komisi III DPRD Waykanan yang mana menghadirkan delapan Kepala Kampung dan kedua perusahaan menyangkut keluhan masyarakat diantarnya. Mengenai CSR dan jalan yang rusak, PT PLP sudah ada program untuk masyarakat sekitarnya, cuma hanya saja belum teragenda khusus CSR.

“Jadi untuk CSR mengapa belum teragenda khusus dikarenakan ada sesuatu kendala yang lain, yang mana sewaktu kami mengusulkan CSR ternyata harus ada yang dilaksanakan terlebih dahulu. Sebab untuk kebijakan soal CSR sendiri ada komite khusus yang membidangi masalah CSR makanya saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri mengenai masalah CSR,” terangnya.

“Sedangkan untuk hasil rapat hearing pada hari ini, apa yang dibahas dan saran dari wakil ketua DPRD akan saya sampaikan ke perusahaan dan perusahaan harus mengikuti apa yang telah di sepakati. Untuk masalah jalan di daerah Tanjung Dalam kita komitmen akan memperbaiki jalan yang dikeluhkan oleh masyarakat,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kampung Giri Harjo Arta Gusmara, mengatakan hasil rapat hearing tidak menghasilkan kesepakatan yang pasti.

“Untuk masalah CSR ini yang belum menghasilkan kesepakatan, dikarenakan komite yang khusus menangani masalah CSR tidak hadir dalam rapat hearing, sedangkan pak Dodi sendiri bagian operasional jadi beliau tidak bisa mengambil keputusan dikarenakan buka ranahnya,” terangnya.

Arta, menambahkan untuk masalah CSR dari berdirinya kedua perusahaan ini, tidak ada sama sekali CSR untuk masyarakat Kampung yang berbatas langsung dengan PT PLP.

“Cuma kalau pas masuk bulan puasa dan lebaran ada bingkisan dari perusahaan hanya sebatas itu saja, sedang untuk CSR Sampai sekarang tidak ada,” ungkapnya.

Arta mewakili Kepala Kampung lainnya mengharapkan kepada anggota DPRD komisi III agar adanya rapat hearing lanjutan, yang mana menghadirkan Komite CSR dari PT PLP agar menghasilkan kesepakatan yang jelas.

“Jangan sampai kami yang kena imbasnya dari masalah CSR, polusi dan masalah yang ditimbulkan oleh perusahaan dan yang dapat enaknya kampung lain yang tidak ada sangkut paut langsung dengan PT PLP,” terangnya. (Red)

Berita Terkait

Lima PNS Meninggal Dunia, Ahli Waris Terima Santunan dari Bupati Lampung Selatan

 704 Dilihat Lamsel ( Mediamerdeka)— Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Lampung Selatan menyerahkan santuan uang duka kepada …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *