Foster Besar Pak Harto dan Ibu Tien Jadi Ajang Selvi Car Free Day

 109 Dilihat

Jakarta, MM- Areal Car Free Day (CFD) di jalan Jenderal Sudirman/MH Thamrin Jakarta, Minggu (24 /032019), menjadi ajang Selvi bagi sebagian besar warga masyarakat selain berolahraga.

Hal ini karena di areal jalan Jenderal Sudirman/MH Thamrin Jakarta, terpampang Foster besar Presiden Soeharto dan Ibu Tien bersepeda.

Mengetahui ada foster tersebut, banyak warga berebut jntuk foto di depannya bersama Siti Hediati Hariyadi, putri kedua almarhum Pak Harto yang akrab di masyarakat dengan panggilan Mbak Titiek Soeharto.

“Alhamdulillah, banyak sekali warga yang melakukan kegiatan di CFD berfoto bersama Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda,” kata Titiek Soeharto, selepas diminta seorang pengunjung berfoto.

Bagi masyarakat yang ingin berfoto, tersedia dua pilihan; berfoto sambil bersepeda dengan gambar Pak Harto dan Ibu Tien, atau berpose dengan latar belakang Pak Harto dan Ibu Tien bersepeda.

“Masyarakat mendatangi booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien,” ujar Titiek, kader utama Partai Berkarya dan calon legislatif DPR RI dari Yogyakarta nomor urut 1.

Pemasangan booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD adalah rangkaian acara Maret Bulan Pak Harto. Jargon yang diusung; Memasyarakatkan Olahraga dan Mengolahragakan Masyarakat.

Jargon itu sempat populer sejak Pak Harto, presiden kedua Republik Indonesia, mencanangkannya saat Hari Olahraga Nasional (Haornas). Masyarakat Indonesia yang kini berusia 45 tahun ke atas tidak akan pernah melupakan jargon itu.

Menariknya, pemasangan booth foto bersama Pak Harto dan Ibu Tien di CFD tidak terganggu peresmian Mass Rapid Transit (MRT) yang berlokasi tak jauh dari tempat itu. Seorang warga Kebon Sirih, misalnya, lebih memilih foto bersama Mbak Titiek dibanding menyaksikan peresmian MRT.

Menurut Titiek, antusiasme pengunjung CFD berfoto di depan gambar besar Pak Harto dan Ibu Tien memperlihatkan ada kerinduan akan kepemimpinan Presiden Soeharto. Seorang warga mengatakan yang tak bisa dilupakan pada diri Pak Harto adalah senyumnya. Lainnya, di era Presiden Soeharto sembako terjangkau semua lapisan masyarakat, alias murah. (Rls/red)

Berita Terkait

Gubernur Arinal Minta Kepala Daerah Terapkan SPBE

 1,054 Dilihat Lampura ( Mediamerdeka)– Gubernur Arinal Djunaidi, meminta kepada seluruh Kabupaten untuk mendukung penerapan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *