Gus Yahya Terpilih Sebagai Ketua Tanfidziyah/Ketua Umum PBNU periode 2021-2026

 1,831 Dilihat

Bandarlampung, ( Mediamerdeka)–– Peserta Muktamar ke -34 Nahdlatul Ulama (NU) di Lampung, telah memilih KH. Yahta Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Tanfidziyah/Ketua Umum PBNU periode 2021-20, mengungguli petahana KH. Said Aqil Siradj.

Sidang Pleno ke-IV yang dipimpin oleh Prof. M. Nuh, hingga Jumat pagi (24/12/2021), di GSG Unila, menetapkan Gus Yahya, sebagai Ketum PBNU masa Khidmat 2021-2026. Hasil perhitungan, dari 543 suara, Gus Yahya memperoleh (337) suara, sementara KH. Said Aqil memperoleh (210) suara dan satu suara batal. Sedangkan Rais Aam telah ditetapkan terlebih dulu yaitu KH. Miftahul Akhyar.

Pemungutan suara calon ketua PBNU baru selesai sekitar pukul 10.20 WIB. M. Nuh sebagai Ketua SC juga pimpinan sidang menyampaikan rasa haru dengan pelaksanaan Muktamar ke-34 NU di Provinsi Lampung. Meski diwarnai berbagai dinamika, akhirnya pelaksanaan Muktamar ke-34 NU berhasil memilih Ketua Umum PBNU.

Prof. M. Nuh menyampaikan, Ketua Umum terpilih sekaligus ketua formatur yang akan menyusun kepengurusan PBNU dengan waktu satu bulan. Ketua PWNU Prof. Moh Mukri masuk anggota formatur.

Dalam pemilihan putaran pertama KH. Yahya Cholil Staquf mengungguli KH. Said Aqil Siradj. Keduanya kemudia dipilih untuk menjadi Calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Berdasarkan hasil pemilihan Bakal Calon Ketua Umum PBNU yang berlangsung di GSG Unila, Gus Yahya sapaan akrab Yahya Cholil Staquf berhasil mengantongi 327 suara dari total 552 pemilih. Sedangkan, pesaingnya KH. Said Aqil Siradj yang merupakan petahana Ketua Umum PBNU meraih 203 suara dan disusul KH As’ad Said Ali dengan perolehan 17 dukungan serta KH Mustamar hanya dua suara. (W9-jam)

Berita Terkait

Wagub Nunik Tinjau Ketersediaan Pupuk Bersubsidi di Desa Bagelan

 186 Dilihat Bandarlampung ( Mediamerdeka)+—– Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim melakukan monitoring dan evaluasi komisi pengawasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.