Foto-Istimewa

Musrenbang Palas RKPD 2025, Bupati Nanang Menerima Usulan, Terkait Pembangunan Infrastruktur jalan

Loading

Lampung Selatan (MM)-Bupati Lampung Selatan terima sejumlah usulan tentang pembangunan infrastruktur jalan kecamatan palas lamsel di acara Musrenbangcam Palas RKPD 2025, Kamis 25 januari 2024.

Sejumlah usulan itu disampaikan Camat Sragi Roslina pada acara pembukaan Musrenbangcam Palas di halaman balai Balai Desa Rejo Mulyo.

Camat Palas, Roslina menyampaikan usulan pembangunan untuk tahun 2025 nanti yakni pembangunan jalan poros di Desa Sukaraja. Usulan pembangunan jalan poros Desa Bumi Daya menuju Desa Pulau Jaya. Pembangunan jalan di Desa Bali Angung. Pembangun jalan penghubung antara Desa Kalirejo dengan Desa Bali Agung. Pembangunan jalan lingkungan di Desa Rejo Mulyo dari underlag menjadi hotmix.

Selanjutnya, Peningkatan jalan di Desa Mekar Mulya dari lapen menjadi hotmix. Usulan bedah rumah tidak layak huni di Desa Bandan Hurip. Pembangunan jalan rabat beton di Desa Pulau Tengah. Peningkatan jalan di Desa Palas Pasemah. Normalisasi aliran way pisang yang meliputi Desa Palas Aji, Palas Pasemah dan Desa Bandan Hurip. Pembangunan jembatan dan jalan usaha tani di Desa Palas Aji. Peningkatan jalan lapen menjadi hotmix di Desa Palas Bangunan.

Kemudian, peningkatan jalan dari lebung baru menuju Dusun Rantau Makmur Desa Sukabakti. Pembangunan jembatan dan talud penahan tanah di Desa Tanjung Sari. Pembangunan rabat beton jalan di Desa Sukaraja. Peningkatan jalan di desa Pematang Baru dari dusun 1 menuju dusun 2.

Agar semua usulan direalisasikan pemerintah kabupaten lampung selatan, Camat Palas meminta target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) capai seratus persen.
“Pak kades, bantu ya! biar kita gak malu kepada bapak bupati, PBB nya seratus persen ya,”ujar Roslina.

Sementara, Bupati Nanang Ermanto mengatakan diacara Musrenbangcam Palas RKPD 2025 banyak saran dan masukan yang disampaikan oleh camat Palas semuanya usulan pembangunan infrastruktur jalan. Agar usulan tersebut bisa terakomodir, kata Nanang, maka harus di masukan dalam aplikasi E-planing.

“Usulan ini harus masuk E-planing agar bisa diakomodir. Situasi keuangan di Provinsi Lampung, termasuk Lampung Selatan sedang dalam keadaan yang tidak baik-baik saja. namun dengan keadaan yang seperti ini, kita masih bisa membangunan. Ada daerah lain di Provinsi Lampung yang tidak bisa membangun, kita (lamsel) masih bisa melaksanakan pembangunan infrastruktur di 2023,”jelas Bupati.(Eg/kmf)

Berita Terkait

Pemilu 2024, Senjata Demokrasi yang Menyangsikan

Catatan: Andi Surya, Dr., Drs., MM., Akademisi Universitas MITRA Indonesia Baru saja, 14 Februari lalu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *