Warning: getimagesize(https://mediamerdeka.co/wp-content/uploads/2018/11/Calon-penumpang-pejalan-kaki-melakukan-isi-ulang-top-up-saldo-uang-elektronik-di-loby-tiket-penumpang-pejalan-kaki-e1542454436196.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u711060917/domains/mediamerdeka.co/public_html/wp-content/plugins/easy-social-share-buttons3/lib/modules/social-share-optimization/class-opengraph.php on line 614

Sistem Nontunai di Pelabuhan Bakauheni, Berjalan Lancar

Loading

Mediamerdeka.co– Pembayaran nontunai (cashless) yang sudah diberlakukan selama empat bulan di Pelabuhan Bakauheni mulai banyak digunakan masyarakat.

Joni Saputra, koordinator lapangan CV. Hanmer Multi Talenta, pihak ketiga yang bekerjasama dengan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry cabang Bakauheni menyebut, penjualan kartu uang elektronik meningkat.

Peningkatan tersebut terjadi sejak diberlakukannya sistem pembayaran nontunai bagi pengguna jasa pelayaran dan memperlancar pelayanan.

Joni Saputra mengungkapkan, petugas penjualan uang elektronik di Pelabuhan Bakauheni disiapkan di loket penjualan tiket kendaraan dan pejalan kaki. Petugas merupakan pihak yang bekerjasama menjual kartu uang elektronik yang bisa diisi ulang (top up) dari Himpunan Bank Negara (Himbara) di antaranya Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Petugas melakukan sistem jemput bola membantu calon penumpang yang akan menyeberang menggunakan kapal ferry melalui Pelabuhan Bakauheni menuju Merak.

“Ada dua pilihan bagi pengguna jasa. Bagi yang sudah memiliki kartu uang elektronik bisa melakukan top up atau isi ulang. Bagi yang belum memiliki disediakan loket pembelian di gerbang tol kendaraan dan lobi tiket penumpang pejalan kaki,” terang Joni Saputra, saat dikonfirmasi Cendana News di loket penjualan tiket Pelabuhan Bakauheni, Sabtu (17/11/2018).

Joni Saputra menyebut, kartu untuk pembayaran nontunai penumpang pejalan kaki yang disediakan pada hari normal berjumlah sekitar 200 kartu, saat kondisi libur panjang petugas bisa menjual sekitar 500 kartu.

Kondisi yang sama diakuinya terjadi pada loket penjualan tiket kendaraan roda dua yang berada di gerbang tol nomor 9 khusus roda dua. Saat kondisi normal sebanyak 300 kartu terjual dan saat kondisi ramai libur panjang bisa mencapai 700 kartu.

Joni Saputra menyebut, setelah sistem nontunai diterapkan bagi penumpang kapal, disediakan sejumlah konter pembelian kartu uang elektronik dan isi ulang. Selain dikelola oleh CV Hanmer Multi Talenta, ia juga menyebut, penjualan kartu uang elektronik untuk pembayaran nontunai juga dilakukan oleh koperasi milik PT. ASDP Cabang Bakauheni.

Sejumlah petugas disebutnya disiagakan selama 24 jam untuk melayani pengguna jasa yang akan menyeberang mempergunakan kendaraan pribadi, roda dua atau sebagai penumpang pejalan kaki.(red/Cndan)

Berita Terkait

41 Paskibraka Resmi Tuntaskan Tugas, Bupati Egi: Jadikan Bekal Menapak Masa Depan

LAMSEL (MM) – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, secara resmi melepas Pasukan Pengibar Bendera …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *